Akbid Pelamonia Kesdam VII/Wirabuana melakukan Program Pengenalan Studi (PPS). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengenalan awal tentang dunia kampus Kegiatan ini diikuti dilaksanakan sebagai kegiatan rutinitas setiap tahunnya. Selain bertujuan untuk pengenalan awal dunia kampus kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap karakter mahasiswa baru dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik di Akbid Pelamonia.

PPS tahun ini sedikit berbeda dengan PPS tahun sebelumnya, dimana materi yang disajikan cenderung mengarah pada pembentukan karakter. Materi yang disajikan tentang kepemimpinan, penyelesaian masalah, pembekalan industri 4.0 sampai pada pemaparan tentang bahaya narkoba oleh kepala BNN Sulawesi Selatan.

Kepala LL-Dikti Prof. Dr. Jasrudin M.Si dalam paparannya tentang industri 4.0 mengatakan era disruprif terhadap perguruan tinggi melalui Global Competitiness Index pada Word Economic Forum 2017-2018 menunjukkan bahwa Indonesia berada pada urutan 36, sementara Thailand berada pada posisi 32, Malaysia 23 dan Singapura meninggalkan Indonesia sangat jauh yaitu pada urutan 3. Hal tersebut lanjut Prof Jasrudin disebabkan oleh 4 hal yaitu daya saing kita rendah, produktifitas rendah, kreatifitas rendah dan kepercayaan diri yang rendah.

Melalui forum ini juga mantan Direktur PPs UNM tersebut menghimbau kepada Perguruan Tinggi agar mempersiapkan Alumni untuk menciptakan lapangan pekerjaan bukan mencari lapangan kerja,

“kita harus ciptakan alumni yang mau berubah karena perubahan sangat cepat dan sulit dikendalikan”, kata Prof Jasruddin.