Mutu dan kualitas penyelenggaraan pendidikan telah menjadi persoalan krusial dalam konteks peningkatan kualitas sumber daya manusia.  Semua pihak memandang pendidikan yang berkualitas mampu menghasilkan output yang siap untuk terjun ke dunia pekerjaan.  Pihak yang dianggap paling berkepentingan dengan kualitas pendidikan adalah peserta didik dan para pengguna hasil peserta didik (user) serta masyarakat dalam arti luas.

Salah satu komponen penting yang dapat meningkatkan kualitas sebuah institusi adalah adanya pengakuan dari pihak terkait sebagai salah satu bukti yang mampu menunjukkan kualitas institusi tersebut.  Istilah mutu dan kualitas memiliki banyak definisi berbeda.  Kualitas menggambarkan karakteristik seperti kinerja (performance), keandalan (reliability), mudah diakses (easy of use) estetika (esthetics) dan sebagainya.

Kualitas sebagai sesuatu yang mendekati kesempurnaan dan konsistensi.  Kata Center Of Excellence (CoE) menunjuk pada kualitas jenis ini.  Kriteria yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas ini adalah “kesempurnaan”.  Banyak lembaga pendidikan yang mendambakan kualitas ini.  Pada tahun 2018, terdapat 23 institusi yang menjadi calon kandidat  Center Of Excellence Nasionaldan pada akhirnya hanya 5 institusi yang telah terpilih sebagai kandidat Center Of Excellence Nasional dari Kemenkes RIKelima intitusi tersebut adalah Universitas Brawijaya Malang, Universitas Airlangga, Stikes Prima Nusantara Bukittinggi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III dan AKBID Pelamonia Kesdam VII/Wirabuana.

Terpilihnya AKBID Pelamonia sebagai salah salah satu kandidat Center Of Excellence Nasional merupakan sebuah kebanggaan bagi pimpinan dan seluruh civitas akademik karena AKBID Pelamonia merupakan satu-satunya kampus di Pulau Sulawesi yang terpilih.  Saat ini, AKBID Pelamonia telah berhasil mendapatkan kesempatan untuk meraih “kesempurnaan” sehingga seluruh civitas semakin bersemangat untuk mewujudkan kesempurnaan tersebut.

“Kita semua berharap dan yakin AKBID Pelamonia akan berhasil menjadi salah satu Center Of Excellence sehingga mampu menunjukkan kualitas terbaiknya dibandingkan dengan lembaga pendidikan lain karena keunggulan tidak pernah terlepas dari kualitas.  Menjadi salah satu kandidat saja telah membuktikan bahwa AKBID Pelamonia merupakan kampus terbaik di tingkat akademik dan mampu mengalahkan kampus lain di tingkat akademik” Ujar Direktur AKBID Pelamonia.

Proses validasi berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 6 sampai 7 Desember 2018.  Hari pertama validasi dokumen dan sarana dilaksanakan di AKBID Pelamonia dan pada tanggal 7 Desember 2018 validasi lahan sebagai wahana praktik mahasiswa.  Tim validasi beranggotakan 5 orang yaitu :

  1. Dra.Trini Nurwati, M.Kes (PPSDM Kemenkes)
  2. Trulyana Tantiani (PPSDM Kemenkes)
  3. Laurensia Lawintono, M.Sc (IBI Pusat)
  4. Damaryanti Suryaningsih, SS.,M.Kes (UNFPA)
  5. Dra.Jumiarni Ilyas, M.Kes (AIPKIND Pusat)